Cara Membaca Label Nutrisi Pada Kemasan Makanan Dengan Mudah

 Cara Membaca Label Nutrisi Pada Kemasan Makanan Dengan Mudah 


 
Pernah gak sih kamu belanja makanan, terus melihat bagian belakang kemasannya?
Ada tabel panjang isinya angka-angka dan istilah aneh kayak “lemak jenuh”, “energi total”, “persen AKG”.

"Hah? Maksudnya apaan sih?"

Tenang, kamu gak sendiri. Banyak orang ngerasa label nutrisi itu kayak kode rahasia alien.
Padahal kalau kamu tahu cara bacanya, label ini bisa jadi senjata utama yang nunjukin seberapa sehat (atau jebakan!) makanan itu buat kamu.

Yuk kita kulik bareng! 😎


1. Serving size (takaran saji)

Serving size atau takaran saji adalah jumlah makanan yang menjadi dasar penghitungan semua nilai gizi dalam label tersebut. Biasanya ditulis dalam:

  • Gram (g) atau mililiter (ml)

  • Bentuk umum: misalnya "1 bungkus", "1 gelas", "2 keping", dll.

Contoh:

Takaran saji: 30g (sekitar 7 keping biskuit)
Jumlah sajian per kemasan: 2

Berarti, 1 kemasan = 60g total = 14 keping biskuit
Tapi, semua angka gizi yang kamu lihat di label (kalori, lemak, gula, dll) hanya untuk 7 keping biskuit alias 30g. Kalau kamu makan 14 keping? Semua angka yang kamu lihat di label = dikali 2! 

Jadi jangan terkecoh kalau kalori terlihat kecil. Bisa jadi kamu makannya 2x porsinya


2. Energi total (total kalori) per sajian

Kalori  total pada informasi nilai gizi adalah jumlah energi yang kamu dapetin dari setiap sajian dari makanan atau minuman itu. Semakin banyak sajian produk yang kamu konsumsi, semakin besar pula asupan kalori yang di dapatkan. 
Tapi ingat, bukan cuma jumlah kalorinya yang penting, tapi juga asalnya.

Biasanya dipecah jadi:

  • Lemak = 1 gram = 9 kkal

  • Karbohidrat = 1 gram = 4 kkal

  • Protein = 1 gram = 4 kkal

Sebagai contoh, sebungkus biskuit punya keterangan “kalori total per sajian” sebanyak 200 kkal dan “kalori dari lemak” sebanyak 100 kkal. Apabila Anda mengonsumsi satu sajian biskuit tersebut, Anda akan memperoleh energi total sebanyak 200 kkal. Dari angka tersebut, sebanyak 100 kkal berasal dari lemak, sedangkan sisanya berasal dari karbohidrat dan protein.

Kalori harian pada informasi nilai gizi biasanya merujuk angka kebutuhan kalori per hari atau sebesar 2.000 kkal.

3. Persentase AKG (Angka Kecukupan Gizi)

AKG itu ibarat GPS yang kasih tahu Kamu udah dapet berapa persen dari kebutuhan harianmu. Angka kecukupan gizi (AKG) pada informasi nilai gizi merujuk pada kebutuhan energi harian rata-rata yaitu sebesar 2.000 kkal. Kalau kamu anak-anak, atlet, atau ibu hamil? Ya, angkanya bisa beda.

Nilai ini menunjukkan jumlah zat gizi dalam satuan berat seperti miligram (mg) atau gram (gr) atau disajikan dalam bentuk persentase (%) AKG.

Misalkan ada satu kotak minuman yang terdiri dari satu sajian. Produk ini mengandung vitamin c yang setara dengan 50% AKG per sajian. Dengan mengonsumsi satu kotak jus jeruk tersebut, kamu telah memenuhi 50% kebutuhan vitamin C per hari.

4. Natrium (Garam)

Natrium ini disamarkan dalam banyak nama: monosodium glutamat (MSG), baking soda, sodium benzoat, dll.

Terlalu banyak natrium bisa sebabkan:

  • Tekanan darah tinggi

  • Gangguan ginjal

  • Retensi cairan

 Batas rekomendasi WHO: 2000 mg natrium/hari = sekitar 1 sendok teh garam dapur.

Memperhatikan urutan komposisi makanan

Daftar komposisi (ingredient list) adalah daftar semua bahan yang digunakan dalam produk, mulai dari bahan terbanyak hingga yang paling sedikit. Yap, urutan itu penting. Bahan yang ditulis pertama adalah yang paling dominan dalam produk tersebut. Semakin ke belakang, semakin sedikit jumlahnya.

Contoh

komposisi coklat merek A : Gula, lemak nabati, kakao bubuk 2%, perisa cokelat...

Gula ada urutan pertama di daftar komposisi makanan tersebut, artinya makanan itu didominasi oleh gula. Produk ini lebih layak disebut “permen rasa cokelat” daripada “cokelat susu”, karena kakao-nya cuma 5% dan gula ada di urutan pertama.

Label nutrisi pada kemasan makanan atau minuman itu bukan hiasan. Itu adalah petunjuk rahasia buat tahu apa yang masuk ke tubuh kamu. Semakin kamu paham cara bacanya, semakin bijak kamu dalam memilih makanan.

Jadi mulai sekarang, sebelum jajan atau belanja: 

Balik kemasannya, baca labelnya, baru masuk keranjang!



Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :





How's Your Feeling?

😊😎😔😖






Punya pengalaman minum air lemon untuk diet? Yuk, bagikan di kolom komentar! Jangan lupa follow blog ini untuk tips kesehatan lainnya. 😊👇






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Slogan 4 Sehat 5 Sempurna Tidak Dipakai Lagi?

Seberapa Ampuh Air Lemon Menurunkan Berat Badan?